Showing posts with label gps. Show all posts
Showing posts with label gps. Show all posts

Tuesday, April 27, 2010

Play with Google Maps

Play with Google Maps - Bermain-main dengan Google Maps


Bermula adanya keinginan untuk mengganti lokasi tempat tinggal di Yogyakarta yang ditunjukkan via Google Maps dan di-link kan dalam blog ini, sesosok thole dengan id-nya yang berbeda telah menempatkan dan mendapatkan lokasi latitude dan longitude dimana kini dia berdiam diri di Yogyakarta tercinta ini.

Beta bermain dengan google maps beta dan disitu beta bisa drop LatLong Marker, sehingga beta bisa tau lokasi koordinat tempat tinggal beta. Hal ini mengingatkan thole akan sebuah percakapan dengan salah satu dosen Geografi saat bersama seorang kawan berkunjung ke Beliau untuk meminjam alat geospasial untuk menyimpan lokasi. Terjadi perbincangan yang menarik mengenai geocodding, geolocation dan lain sebagainya related to addresses alias alamat.

Hal yang menarik ialah bahwa "alamat" yang ada sekarang, dalam hal ini di Indonesia cukuplah unique atau crowded terlebih di daerah perkotaaan, sebagai contoh sederhana tempat kontrakan yang kini didiami thole dimana konon kabarnya (menurut empunya kontrakan) bahwa rumah tersebut tidak mempunyai nomer rumah, sehingga tiap ada surat yang ditujukan ke rumah tersebut di alamatkan ke lokasi yang empunya rumah yang notabene berada di tengah Kota dan cukup jauh dengan lokasi rumah tersebut. Atas inisiatif yang mengontrak (entah siapa, yang jelas sebelum thole), rumah tersebut telah diberi nomer dengan embel-embel A dibelakangnya dimana nomer berdasarkan urutan dari sekitarnya. Fenomena terkait "alamat" rumah juga sempat ditemui thole ketika bergabung di salah satu proyek, dimana ada house id yang menjadi concern terkait keunikan nomer yang dimiliki tiap rumah. Permasalahan yang muncul ketika kita asal memberi house id dan juga merubah existing alamat di database house id, maka data tersebut sebenarnya tidak bisa digunakan pula untuk croscek lapangan, karena dirubahnya "alamat" rumah yang di lapangan, dengan coding sendiri walaupun tujuannya untuk riset. Usul yang pernah thole lontarkan ialah biarkan alamat itu apa adanya tapi buatlah satu "alamat" lagi untuk membantu dalam coding saja.

Tapi setelah berbincang dengan salah satu dosen Geo tersebut, tampaknya ide tersebut juga kurang menarik. Yang menjadi thole tertantang menulis di blog ini ialah ketika dia menemui google maps dan melihat adanya drop latlong marker dimana kita bisa menandai rumah atau lokasi kita dengan koordinat latitude dan longitude (boleh dibilang di exact addresses). Karena tidak mungkin house id atau alamat rumah kita jika dilihat berdasarkan koordinat geografis akanlah sama, kecuali kita memang tinggal di satu lokasi. Membalik apa yang sudah ada, itulah ide yang coba dilakukan oleh Bapak dosen Geo tersebut, semoga sukses dengan planning disertasi-nya, disini thole hanya menuliskan satu hal yang baru dia temuinya dan sangat yakin pula banyak teman-teman di luar yang sudah sangat lebih jago dalam hal ini.

Fenomena google dengan maps dan earth -nya kini tampaknya membuat para "neo-geografer" berpacu dalam melodi dengan berbagi problematika kebumian yang terjadi, sehingga layaknya pulalah para teman-teman kebumian baik akademi, peneliti, praktisi, pengusaha maupun awam people seperti thole ikut memaknai perjalanan ini.

With coordinat we can know our location (exactly...) Its time to change...





View -7.731116, 110.396348 in a larger map

Sekian celoteh hari ini..ini bukanlah tulisan spasial bukan pula tulisan ilmiah namun hanya selingan informasi ala putra bumi.



Salam Hormat,

Aji Putra Perdana
Life is too short...Learn to more Ikhlas in my life...

* ini bukan tulisan geospasial, tapi renungan berfikir dan ajakan
geospatial sharing dan training ala thole cakep tanpa maksud apapun di dalamnya, semata-mata berbagi kata-kata dan ditujukan untuk keberlangsungan perkembangan dunia geospasial di Indonesia tercinta*


-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Thursday, January 7, 2010

Geospatial Learning at 2010...

Geospatial Learning at 2010...

Mengawali tahun 2010 dengan pembelajaran geospasial sebuah fenomena pembelajaran yang kian marak diikuti oleh berbagai kalangan dari berbagai disiplin ilmu dan instansi/lembaga/perusahaan. Pembelajaran mengenal ilmu kebumian dengan lebih mendalam memanfaatkan informasi dan teknologi geospasial yang berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologinya untuk berbagai aplikasi atau terapan. Berkembang dengan nama Geographic Information Science...
According to Goodchild in Spatial Information Science and Geographical Information Science, also from Wilson and Fotheringham in The Handbook of Geographic Information Science. Geographic information science (GISc or GISci) is the academic theory behind the development, use, and application of geographic information systems (GIS). It is concerned with people, hardware, software, and geospatial data. GISc addresses fundamental issues raised by the use of GIS and related information technologies (Goodchild 1990, 1992; Wilson and Fotheringham 2007).
Geographic Information Science...
Figure 1. Aji Putra Perdana @ geospatial learning office

Informasi dan teknologi geospasial yang mencakup perkembangan teknologi Global Positioning System (GPS), teknologi Penginderaan Jauh (Remote Sensing) dengan Pengolahan Citra Digital nya (Image Processing), dan teknologi (software-software geospasial) Sistem Informasi Geografis sungguh sangat luar biasa (extraordinary), sehingga semakin memudahkan kita dalam pengumpulan data (collecting data), penyimpanan data (data storage), data analysis hingga representasi data dalam tampilan 2Dimensi hingga 3 Dimensi atau bahkan multidimensi.

Adanya dunia maya internet ini dan fasilitas searchingnya yang juga luar biasa membantu kita dalam belajar dan berbagi informasi, ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi. Let's start from the smallest thing...mencari apa itu GPS di google maka kita akan menemukan Wikipidea bahasa Indonesia (dengan referensinya dari 2 sumber) pada halaman pertama dan teratas (saat thole and cakep melakukan googling hari ini). Berikut definisi dari GPS dan sedikit history nya yang dirangkumkan oleh Wikipidea bahasa Indonesia:

Global Positioning System (GPS) adalah satu-satunya sistem navigasi satelit yang berfungsi dengan baik. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS anatara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India.

Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS).[1] Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun,[2] termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.


Untuk belajar mengenai GPS dan berbagai aplikasinya sebuah situs Indonesia bernama Navigasi dot net GPS dan Informasi Wisata Indonesia memberikan kemudahan beserta informasi wisata di Indonesia. Dalam menu utama dari website tersebut dituliskan oleh sang administrastor bahwa situs Navigasi dot net ini dibangun dengan tujuan memberi kemudahan untuk melakukan perjalanan di wilayah Indonesia dengan menggunakan perangkat GPS. Dengan bantuan perangkat GPS disamping akan mempermudah untuk menentukan arah juga akan mecegah atau memperkecil resiko tersesat maupun kehilangan arah saat dalam perjalanan.
Keterbatasan dan/atau ketidak-tersediaan peta GPS wilayah Indonesia bukanlah suatu penghalang dalam menggunakan perangkat GPS. Dengan kerjasama dan saling tukar-menukar informasi akan letak (kordinat) suatu lokasi, diharapkan akan membantu pengguna situs ini untuk mencapainya.

Kemanapun Anda melangkah GPS will help you to find it...

Let's continue...

Teknologi selanjutnya ialah Penginderaan Jauh,,,hal yang menarik thole dan cakep ialah di Wikipidea bahasa Indonesia belum ada definisi mengenai Penginderaan Jauh. Oleh karenanya thole mengambil dari apa yang pernah ditulis oleh cakep dalam salah satu blognya http://gisresetutor.blogspot.com/2009/02/penginderaan-jauh-remote-sensing.html

Penginderaan Jauh atau Remote Sensing....

Berikut definisi atau pengertian Penginderaan Jauh menurut Lillesand dan Kiefer.

Penginderaan jauh merupakan ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dengan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah atau fenomena yang dikaji (Lillesand dan Kiefer, 1990).
Lillesand, T.M. & Kiefer, R.W,1990, Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (Terjemahan Dulbahri, dkk), Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Citra penginderaan jauh dapat menggambarkan obyek suatu daerah dan gejala di permukaan bumi dengan: (a) ujud dan letak obyek yang mirip dengan ujud dan letaknya di permukaan bumi, (b) relatif lengkap, (c) meliputi daerah yang luas, dan (d) permanen (Sutanto, 1992).
Sutanto. (1992). Penginderaan Jauh Jilid 1. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Banyak berbagi definisi lainnya yang bisa kita dapatkan baik dari literatur atau referensi di dunia maya maupun dari buku-buku sesungguhnya di dunia nyata.

Untuk lebih lanjutnya mungkin kita kaji di lain waktu, mari lanjutkan dengan topik teknologi Sistem Informasi Geografis. Menggunakan metode searching yang sama yakni googling dan mengetikkan kata Sistem Informasi Geografis maka muncullah di halaman pertama definisi dari Sistem Informasi Geografis yang tertuliskan dalam wikipedia bahasa Indonesia :

Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.

Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.

Dalam blog tutorial gis and remote sensing : http://gisresetutor.blogspot.com/2009/02/sig-gis-definisi.html juga terdapat tulisan beberapa definisi SIG dari referensinya sebagai berikut:
What is GIS??
Geographic Information System ...
Apa itu SIG??
Sistem Informasi Geografis..

Berikut beberapa definisi SIG :

SIG adalah seperangkat alat-alat untuk mengumpulkan, menyimpan, memanggil kembali, merubah dan menampilkan data spasial dari real world untuk suatu tujuan tertentu. Data geografis (keruangan) menampilan dunia nyata (real world) yang mencakup : a) posisi berdasarkan sistem koordinat, b) atributnya atau kelengkapannya yang tidak berhubungan secara langsung dengan posisi (seperti warna, harga, lokasi penyebaran penyakit), c) hubungan spasialnya antara satu dengan yang lainnya yang menjelaskan bagaimana mereka saling berhubungan (biasa disebut dengan topologi dan penjelasan perangkat ruang dan spasial seperti keterkaitan yang tidak berpengaruh oleh distorsi / kesalahan yang berkelanjutan) (Burrough, et. al., 1986).
Burrough, Peter A & McDonnel, Rachel A., 1986, Principles of Geographical Information System, University Press, Oxford, New York.

SIG merupakan sistem informasi kebumian berbasis sistem komputer. Dalam berbagai perencanaan SIG merupakan suatu model alternatif dari kegiatan dan proses dalam lingkungan dimana dapat dilakukan aktivitas pengukuran (measurement), pemetaan (mapping), monitoring (monitoring) dan pemodelan (modeling) (Star dan Etes, 1990)
Star J. dan J. Etes, 1990, Geography Information System : An Introduction, Prentice-Hall, Inc.,Engglewood Cliffs, New Jersey.

Komponen dalam SIG adalah data masukan (input data raster and vector), manajemen data, manipulasi dan analisis data, serta keluaran (output data). Data masukan didapat dengan cara mengkonversi atau merubah bentuk data mentah (foto udara, citra satelit, peta-peta) menjadi bentuk data yang sesuai untuk digunakan pada lingkungan SIG. Manajemen data mencakup penyimpanan data dan pertukaran data pada lingkungan SIG. Manipulasi dan analisis merupakan komponen SIG yang berfungsi untuk membuat atau memproses data menjadi informasi yang bermanfaat. Untuk visualisasi atau tampilan hasil akhir SIG dilakukan pada tahapan keluaran data (output) (Aronoff, 1989).
Aronoff, Stan, 1989, Geographic Information System : A Management Perpective, WDL Publications, Ottawa, Canada.
Kurang lebih itulah sekelumit ringkas mengenai ketiga teknologi yang dipelajari dalam pembelajaran Geospasial Learning at 2010, meliputi juga Pelatihan GPS, Pelatihan SIG Tingkat Dasar, Lanjut/Analis, Manajerial dan Pelatihan Aplikasi Penginderaan Jauh dan SIG, Pengolahan Citra Digital dan lain sebagainya.

Jadi teringat lagi, ketika belajar sewaktu TK hingga kini Mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi kita selalu dituntut untuk membaca buku dan buku...Perkembangan teknologi informasi memudahkan kita dalam memperoleh buku yang tidak lagi lembaran nyata namun dapat berupa e-books...Dalam rangka geospasial learning at 2010 tidak henti-hentinya thole and cakep berbagi gos ebooks sekedar buat belajar bersama-sama mengenai penggunaan Global Positioning System (GPS), pengolahan citra penginderaan jauh digital dan pemetaan menggunakan software Sistem Informasi Geografis, manajemen basisdata spasial dengan teknologi dan fasilitas yang disediakan oleh software-software geospasial untuk data bereferensi kebumian. Apa itu bereferensi kebumian sila bebaca di http://ajiputrap.blogspot.com/2009/12/berkoordinat-bumi-alias-georeference.html.

Berikut sedikit ebooks yang bisa di bebaca, kini tlah banyak teman-teman pemerhati geospasial saling sharing dan berbagi berbagai informasi dan perkembangan yang ada, silahkan searching dan keep learning...Semoga bisa bermanfaat...Salam Geospasial Indonesia...MERDEKA!!!

GIS E-book Series merupakan kumpulan tulisan e-book yang di-share di dalam milist atau komunitas GIS.

Berikut kumpulan Geovisi GIS E-book Series :
GPS:
1. Geovisi GIS Textbooks Series GPS
2. BEKERJA DENGAN GPS-Komunitas GIS
3. TRACK DAN MARK LOKASI DENGAN GPS
Perpetaan :
4. Membaca Koordinat Peta
GIS dan WEBGIS :
5. Pengantar mapping dengan arcview
6. GIS Programming Using MapInfo
7. MODUL MAPINFO
8. PCD ARCGIS GEOVISI dan PCD ARCGIS GEOVISI-2
9. ALOVMAP
10. Disain Geodatabase

Komunitas GIS ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Apabila menghendaki mengikuti Geospatial Learning at 2010 bersama kami silahkan hubungi:

Informasi lebih lengkap mengenai Pelatihan GPS, SIG, Penginderaan Jauh, Geospatial Learning dapat menghubungi :
P.T. Geovisi Mitratama
Alamat :
Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info[at]geovisi.com
http://groups.google.com/group/komunitas-gis


"Saat ini tidak memiliki cabang dimanapun dan hanya berkantor pusat di Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564"

Salam Hormat,

Aji Putra Perdana
Life is too short...Learn to more Ikhlas in my life...

* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan ajakan geospatial training ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.


Monday, August 10, 2009

Geospatial Learning in Combating Dengue Fever Project, Study SIte : The City of Yogyakarta


GEOSPATIAL LEARNING IN COMBATING DENGUE FEVER PROJECT
STUDY SITE: THE CITY OF YOGYAKARTA



Aji Putra Perdana 1, *, Hilmi Ardiansyah 1, Humam Zarodi1

1 GIS and Data Management Unit Assistant, Tahija Foundation, Project Dengue

* Corresponding author.

ABSTRACT:

Dengue fever and Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is already endemic in 45 Kelurahan in the City of Yogyakarta yet is the most densely populated. A two years combating dengue fever project started in 2007, the strategy is targeted Aedes aegypti breeding source control using the insect growth regulator. This project involved 262 local peoples and 32 surveyors; they are the main actors in geospatial learning. GIS, Satellite Images and GPS are part dengue fever project in the City of Yogyakarta. This paper described Geospatial Learning in Combating Dengue Fever in Indonesia Phase II Project (study site: The City of Yogyakarta).

KEY WORDS: Geospatial, Dengue Fever, GIS, Satellite Images, GPS

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Thursday, May 28, 2009

Pelatihan GPS-GPS Training

GPS (Global Positioning System), merupakan Sistem Radio Navigasi dan Penentu Posisi menggunakan Satelit, yang dimiliki dan dikelola Amerika Serikat.

PELATIHAN, berupa pelatihan SIG, pelatihan GPS (Global Positioning System), Pelatihan Survei Pemetaan, Pelatihan Penginderaan Jauh, Pelatihan Image Processing dan berbagai Pelatihan-pelatihan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Pelatihan Aplikasi GPS merupakan pelatihan pemanfaatan teknologi GPS dan integrasinya dengan GIS (Geographic Information System).

Aplikasi GPS telah digunakan oleh berbagai kalangan baik pemerintah, swasta, maupun organisasi-organisasi non pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM/Ornop)/NGO Lokal maupun Internasional sebagai alat bantu dalam kegiatannya.

Kami dari PT. Geovisi Mitratama hadir untuk menawarkan Pelatihan Aplikasi GPS.

KONTAK GEOVISI :
PT. GEOVISI MITRATAMA
Email : info@geovisi.com
Web : http://geovisi.com

Silahkan bergabung dalam KOMUNITAS GIS untuk bersama-sama berbagi dengan teman-teman GIS...

Komunitas GIS ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

GIS E-book Series merupakan kumpulan tulisan e-book yang di-share di dalam milist atau komunitas GIS.

Berikut kumpulan Geovisi GIS E-book Series :
GPS:
1. Geovisi GIS Textbooks Series GPS
2. BEKERJA DENGAN GPS-Komunitas GIS
3. TRACK DAN MARK LOKASI DENGAN GPS


Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis


Best Regards,

Aji Putra Perdana
Now : GIS and Data Management-Dengue Project

Pelatihan GIS/Kursus GIS 2009

Pelatihan GIS/Kursus GIS

GeoVISI - GIS & IT Consultant

P.T. Geovisi Mitratama berkedudukan di Sidoarum Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.Yogyakarta, Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultansi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Teknologi Informasi.

Salah satu produknya ialah PELATIHAN, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Segala keunggulan Sistem Informasi Geografis (SIG),Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian sudah berkembang pesat dalam berbagai aplikasinya.

Teknologi yang berbasis komputer menuntut tersedianya sumberdaya manusia yang baik dalam penguasaan Sistem Informasi Geografis (SIG), Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing, hardware, software, manajemen data, dan analisa guna mendukung pemanfaatan SIG dan Penginderaan Jauh sesuai bidangnya.

Oleh karena itu, P.T. Geovisi Mitratama hadir menawarkan Pelatihan, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Informasi lebih lengkap mengenai Pelatihan SIG dapat menghubungi :
P.T. Geovisi Mitratama
Alamat :
Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info@geovisi.com
http://groups.google.com/group/komunitas-gis

KML2SHP - Keyhole Markup Language (KML) to Shapefile (SHP)

KML2SHP - Keyhole Markup Language (KML) to Shapefile (SHP)

Keyhole Markup Language (KML) is an XML-based language schema for expressing geographic annotation and visualization on existing or future Web-based, two-dimensional maps and three-dimensional Earth browsers. KML was developed for use with Google Earth, which was originally named Keyhole Earth Viewer. It was created by Keyhole, Inc, which was acquired by Google in 2004. The name "Keyhole" is an homage to the KH reconnaissance satellites, the original eye-in-the-sky military reconnaissance system first launched in 1976.

source : http://en.wikipedia.org/wiki/KML


KML is a file format used to display geographic data in an Earth browser such as Google Earth, Google Maps, and Google Maps for mobile. KML uses a tag-based structure with nested elements and attributes and is based on the XML standard. All tags are case-sensitive and must be appear exactly as they are listed in the KML Reference. The Reference indicates which tags are optional. Within a given element, tags must appear in the order shown in the Reference. If you're new to KML, explore this document and the accompanying samples files (SamplesInEarth and SamplesInMaps) to begin learning about the basic structure of a KML file and the most commonly used tags. The first section describes features that can be created with the Google Earth user interface. These features include placemarks, descriptions, ground overlays, paths, and polygons. The second section describes features that require authoring KML with a text editor. When a text file is saved with a .kml or .kmz extension, Earth browsers know how to display it.

source : http://code.google.com/apis/kml/documentation/kml_tut.html


The ESRI Shapefile or simply a shapefile is a popular geospatial vector data format for geographic information systems software. It is developed and regulated by ESRI as a (mostly) open specification for data interoperability among ESRI and other software products.[1] A "shapefile" commonly refers to a collection of files with ".shp", ".shx", ".dbf", and other extensions on a common prefix name (e.g., "lakes.*"). The actual shapefile relates specifically to files with the ".shp" extension, however this file alone is incomplete for distribution, as the other supporting files are required. Shapefiles spatially describe geometries: points, polylines, and polygons. These, for example, could represent water wells, rivers, and lakes, respectively. Each item may also have attributes that describe the items, such as the name or temperature.

source : http://en.wikipedia.org/wiki/Shapefile

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Keyhole Markup Language (KML) to Shapefile(SHP)

http://arcscripts.esri.com/details.asp?dbid=15175KML2Shape

KML to Shapefile conversion. Works in batch and single file mode. Imports "NAME" attribute as well as geometry. Extracts polygons, lines, points (as well as their 3D versions) separately, so if KML contains several types of objects you'll need to use polygons, lines, points menu items one after the other.

or this one:

http://www. 4shared. com/file/59617529/b74d231b/kml2shp.html

Online Kml2shp file conversion from zonums :

http://www.zonums.com/online/kml2shp.php

Kml2shp file conversion
Need of transferring Google Earth Data to a GIS? Kml2shp transforms KML

files into ESRI Shapefiles.

The KML file could contain Points, Paths and Polygons. When creating SHP
files the information is separated into thematic layers.

For each shapefile (shp), an attributes table (dbf) and index file (shx) are
created.

The kml to shp conversion consists of three steps:

1) Open KML file
2) Choose Shape Type
3) Select output Shapefile name

Optionally, you can change from WGS84 to a local datum and from Lat/Lon to
UTM.

Also, Kml2shp can export to AutoCAD (DXF) and GPS (GPX)

source : http://www.zonums.com/kml2shp.html


Best Regards,

Aji Putra Perdana

GIS E-book Series-Pelatihan GIS-Komunitas GIS

Geovisi GIS E-book Series in Komunitas GIS


What is "Geovisi" ???

GeoVISI - GIS & IT Consultant

P.T. Geovisi Mitratama berkedudukan di Sidoarum Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.Yogyakarta, Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultansi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Teknologi Informasi.

Produk Kami meliputi :

PELATIHAN
, berupa pelatihan SIG, pelatihan GPS (Global Positioning System), Pelatihan Survei Pemetaan, Pelatihan Penginderaan Jauh, Pelatihan Image Processing dan berbagai Pelatihan-pelatihan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

PETA ONLINE, peta digital interaktif yang dapat diakses dari situs web ini.

PETA DAN CITRA DIGITAL, layanan pembelian dan pembuatan peta dan citra satelit, serta interpretasinya, disertai beberapa sampel yang dapat anda download.

VEHICLE TRACKING SYSTEM, layanan instalasi alat pelacak posisi dan pengembangan aplikasinya yang dapat dipasang pada kendaraan anda, cocok untuk armada taksi, kapal tanker, mobil-mobil distributor barang, dan pengawasan posisi mobil anda.

SOFTWARE DEVELOPMENT, berupa layanan pembuatan dan pengembangan aplikasi GIS dan IT (e-learning, hospital administration, dan berbagai sistem informasi) baik berbasis web ataupun desktop.

PT. GEOVISI MITRATAMA
Alamat : Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info@geovisi.com

Saat ini Geovisi (PT. GEOVISI MITRATAMA) hanya berkantor di Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564


source information : http://geovisi.com/
-------------------------------------------------------------------------------------------------

What is "GIS E-book Series" and "Komunitas GIS" ???

GIS E-book Series merupakan kumpulan tulisan e-book yang di-share di dalam milist atau komunitas GIS.

Berikut kumpulan Geovisi GIS E-book Series :
GPS:
1. Geovisi GIS Textbooks Series GPS
2. BEKERJA DENGAN GPS-Komunitas GIS
3. TRACK DAN MARK LOKASI DENGAN GPS
Perpetaan :
4. Membaca Koordinat Peta
GIS dan WEBGIS :
5. Pengantar mapping dengan arcview
6. GIS Programming Using MapInfo
7. MODUL MAPINFO
8. PCD ARCGIS GEOVISI dan PCD ARCGIS GEOVISI-2
9. ALOVMAP

Komunitas GIS
ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis

Saturday, February 21, 2009

Pelatihan GIS dan GPS on March

Pelatihan GIS dan GPS on March merupakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) atau yang dikenal juga dengan GIS (Geographic Information System) berupa pelatihan GIS yang kali ini menitikberatkan pada pembuatan aplikasi dekstop GIS menggunakan pemrograman GIS/SIG, selain itu juga ada Pelatihan penggunaan GPS yaitu pelatihan pemanfaatan teknologi GPS dan integrasinya dengan GIS (Geographic Information System)/SIG (Sistem Informasi Geografis).

Pelatihan GIS dan Pelatihan GPS ini akan diadakan oleh GeoVisi....
-----------------------------------------------------------------------------------

Perkenankan kami, PT GeoVISI Mitratama, adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Geografis (SIG), yang berkedudukan di Yogyakarta menghaturkan penawaran Pelatihan GIS dan Pelatihan GPS kepada Bapak/Ibu/Saudara.

Pelatihan GIS dan Pelatihan GPS dilaksanakan di Bulan Maret 2009 bertempat di Yogyakarta.

Pelatihan GIS yaitu Pelatihan Pembuatan Aplikasi Desktop GIS


Berbagai aplikasi GIS dibuat dan dikembangkan oleh berbagai instansi pemerintah, swasta, organisasi non pemerintah (LSM), sehingga menuntut Sumber Daya Manusia yang handal di bidang pemrograman GIS.

Oleh karena itu, untuk peningkatan kapasitas SDM di bidang pemrograman GIS,kami menawarkan pengembangan kapasitas SDM (Capacity Building) dengan bentuk Pelatihan Pembuatan Aplikasi Desktop GIS.

Pelatihan GPS yaitu Pelatihan Aplikasi GPS


GPS (Global Positioning System), merupakan Sistem Radio Navigasi dan Penentu Posisi menggunakan Satelit, yang dimiliki dan dikelola Amerika Serikat.

Pelatihan Aplikasi GPS merupakan pelatihan pemanfaatan teknologi GPS dan integrasinya dengan GIS (Geographic Information System).

Aplikasi GPS telah digunakan oleh berbagai kalangan baik pemerintah, swasta, maupunorganisasi-organisasi non pemerintah (LSM/Ornop)/NGO Lokal maupun Internasional sebagai alat bantu dalam kegiatannya.

- More About PT. GEOVISI MITRATAMA : http://ajiputrap.blogspot.com/geovisi.html

Berminat mengikuti Pelatihan GIS maupun Pelatihan GPS bersama PT. GeoVisi Mitratama, silahkan menghubungi kami.

Untuk lebih detilnya silahkan hubungi:
KONTAK GEOVISI :
PT. GEOVISI MITRATAMA
Email : info@geovisi.com
Web : http://geovisi.com

Friday, February 20, 2009

Pelatihan Aplikasi GPS - GeoVisi on March

Pelatihan Aplikasi GPS - GeoVisi

GPS (Global Positioning System), merupakan Sistem Radio Navigasi dan Penentu Posisi menggunakan Satelit, yang dimiliki dan dikelola Amerika Serikat.

Pelatihan Aplikasi GPS merupakan pelatihan pemanfaatan teknologi GPS dan integrasinya dengan GIS (Geographic Information System).

Aplikasi GPS telah digunakan oleh berbagai kalangan baik pemerintah, swasta, maupunorganisasi-organisasi non pemerintah (LSM/Ornop)/NGO Lokal maupun Internasional sebagai alat bantu dalam kegiatannya.

Kami dari PT. Geovisi Mitratama hadir untuk menawarkan Pelatihan Aplikasi GPS di Bulan Maret 2009.

PELAKSANAAN
Minggu IV Maret 2009, selama 2 hari,
Selasa-Rabu, 24 – 25 Maret 2009
Tempat Pelaksanaan : di GEOVISI Yogyakarta

KONTAK GEOVISI :
PT. GEOVISI MITRATAMA
Email : info@geovisi.com
Web : http://geovisi.com

Wednesday, January 28, 2009

Pelatihan SIG (Sistem Informasi Geografi)

Pelatihan SIG/Kursus SIG

GeoVISI - GIS & IT Consultant

P.T. Geovisi Mitratama berkedudukan di Sidoarum Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.Yogyakarta, Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultansi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Teknologi Informasi.

Salah satu produknya ialah PELATIHAN, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Segala keunggulan Sistem Informasi Geografis (SIG),Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian sudah berkembang pesat dalam berbagai aplikasinya.

Teknologi yang berbasis komputer menuntut tersedianya sumberdaya manusia yang baik dalam penguasaan Sistem Informasi Geografis (SIG), Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing, hardware, software, manajemen data, dan analisa guna mendukung pemanfaatan SIG dan Penginderaan Jauh sesuai bidangnya.

Oleh karena itu, P.T. Geovisi Mitratama hadir menawarkan Pelatihan, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Informasi lebih lengkap mengenai Pelatihan SIG dapat menghubungi :
P.T. Geovisi Mitratama
Alamat :
Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info@geovisi.com
http://groups.google.com/group/komunitas-gis

Tuesday, November 25, 2008

Pelatihan Aplikasi GPS

GPS (Global Positioning System)

GPS adalah sistem satelit navigasi dan penentuan posisi yang dikembangkan dan dikelola Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Nama Formal NAVSTAR – GPS : NAVigation System for Timing and Ranging Global Positioning System

Didesain untuk:
-informasi waktu
-posisi dan kecepatan tiga dimensi

Pelatihan Aplikasi GPS merupakan pelatihan pemanfaatan teknologi GPS dan integrasinya dengan GIS (Geographic Information System).
Aplikasi GPS telah digunakan oleh berbagai kalangan diantaranya organisasi-organisasi non pemerintah (LSM/Ornop)/NGO Lokal maupun Internasional sebagai alat bantu dalam kegiatannya. Misalnya, pemetaan partisipatif, siaga/mitigasi bencana, kajian degradasi lingkungan, pemantauan kebakaran hutan, jaringan penyelamatan hutan, pertanian, perkebunan, perikanan, pengelolaan pesisir kelautan, survey dan pendataan di bidang kesehatan, pendidikan, pemetaan budaya (arkeologi) dan lainnya.

---
KONTAK GEOVISI :
PT. GEOVISI MITRATAMA
Web : http://geovisi.com

Monday, November 24, 2008

ARCGIS Data Interopability

ARCGIS Data Interopability sebuah ekstensi yang luar biasa, muncul di ArcGIS 9.2 (kalo tidak salah..mohon koreksinya),,,
ArcGIS Data Interopability menghancurkan tembok pembatas layaknya dinding-dinding yang menjadi sekat pembatas akses data langsung, transformasi data, dan kemampuan export data.
---------------------------------------------
Apa itu Interoperability : http://en.wikipedia.org/wiki/Interoperability
---------------------------------------------
ArcGIS mengeluarkan ekstensi ARCGIS Data Interopability ini membantu pengguna ArcGIS Desktop sehingga mudah dalam penggunaan dan distribusi data dalam berbagai format.
Dengan ArcGIS Data Interopability kita dapat secara langsung lebih dari 75 format data spasial, ekxport ke lebih dari 50 format data spasial, penggunaan semantic data translation engine dengan 150 transformer khusus, integrasi dengan geoprocessing termasuk Model Builder untuk menambahkan manipulasi format data dalam pemodelan GIS.
Berikut ada :
Summary supported format di ArcGIS Data Interopability
dalam format pdf berisi format data yang didukung di ArcGIS Data Interopability.
---------------------------------------------------------------------------

Gambar di atas ku cuplik2 dan gabung-gabung.. :)
---------------------------------------------------------------------------------
Menggunakan Tools Ekstensi Data Interopability
Using the Data Interoperability Extension tools
These tools can be organized into three functional areas:
Direct read tools
- Direct Read
The simplest way to directly read non-ESRI data formats is by browsing to the datasets in the Catalog Tree. This ability only requires that the Data Interoperability Extension is enabled. This user experience is similar to browsing for ESRI data formats. The representation of the data will depend on the format - some will posses containers with feature classes and others will be single files.

Kita bisa melihat berbagai format data spasial melalui ArcCatalog Tree..
Bisa juga kita mengakses format data non-ESRI dari ArcMap lewat Add Data

- Interoperability Connections
Metode lain untuk membaca data non-ESRI ialah dengan menggunakan Interoperability Connections tool.

This tool provides a more robust method for directly reading your data sources. It allows you to make a connection to a data source or a collection of data sources.
Once the connection is made, data sources will appear underneath the Interoperability Connection tree and are available for use.

Here are some reasons why you may want to use an Interoperability Connection:
* Maintain database connections
* View formats with non-standard file extensions that not be recognized by the Catalog Tree
* Aggregate many tiles of data
* Add formats that require parameters like usernames and passwords
* Specify the coordinate system

Quick conversion tools
The Data Interoperability Extension provides the following tools to quickly convert data: Quick Import and Quick Export. These tools are intended for simple data translations - where the number of input features will match the number of output features. In other words, it is a one to one translation (i.e., flat conversion).
These tools do not require a lot of preparation, so they are ideal for scenarios where you need to convert data quickly. Both of these tools can be incorporated in a Geoprocessing model or script. This allows you to combine the conversion with other Geoprocessing operations. It is important to note that Quick Import and Quick Export will not modify feature geometry or schemas during the conversion.

Quick Import
The Quick Import tool allows you to convert input data formats to a geodatabase. Quick Import is a geoprocessing tool and resides in the Data Interoperability Tools toolbox. Double clicking the tool will open the Quick Import dialog box which will allow you to specify an input data and output staging geodatabase that will define the translation.

Quick Export
The Quick Export tool allows you to convert layers to an output dataset. Like Quick Import, Quick Export is also a geoprocessing tool that resides in the Data Interoperability Tools toolbox. Double clicking the tool will open the Quick Export dialog box which will allow you to specify input layer(s) and an output dataset.

Data transformation tools
Data transformation tools are used to manipulate and transform data. They can perform both schema and geometric restructuring as you convert data to a new output data source. For example, you can add, remove or rename attributes, and calculate or assign values to new or existing attributes. These tools allow you to integrate complex data model restructuring within the geoprocessing environment.
The Workbench application is included with the ArcGIS Data Interoperability extension. This application is a visual diagramming environment that supports dozens of transformers that enable you to transform both geographic and attribute information. You can use the Workbench application to create custom data tools for transforming data as you create new data sources and create custom formats to transform data on-the-fly. These tools use Safe Software's feature manipulation language of their Feature Manipulation Engine (FME). They allow for schema redefinitions and give the user full control of the data translation and transformation process.
Spatial ETL
The Spatial ETL tool provides data transformation capabilities within the geoprocessing environment. It replaces the three custom tools (Custom Data Import, Custom Data Export, and Custom Data Transformation) that were available in previous versions of ArcGIS 9.x. Therefore, it can be used for importing, exporting, and transforming data. Spatial ETL now provides a single tool for all of your data transformation workflows.



source : ArcGIS Dekstop Help, http://www.esri.com/software/arcgis/extensions/datainteroperability/index.html, http://myesri.blogspot.com/2006/07/arcgis-data-interoperability.html, http://en.wikipedia.org/wiki/Spatial_ETL,http://en.wikipedia.org/wiki/Interoperability

Spatial and Non-Spatial Regards...

Aji Putra Perdana

Tuesday, October 7, 2008

Sistem Informasi Geografis

Apa itu Sistem Informasi Geografis (SIG) ?

SIG terdiri dari tiga kata yaitu Sistem, Informasi, dan Geografis.


-------------------------------------------------------------------------------------

Sistem
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.


Elemen dalam sistem

Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:

* Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
* Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
* Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
* Lingkungan, tempat di mana sistem berada.

Jenis sistem

Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:

* Atas dasar keterbukaan:
o sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
o sistem tertutup.

* Atas dasar komponen:
o Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
o Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem"

--------------------------------------------------------------------------------------
Secara sederhana SISTEM dalam SIG bisa dikatakan "sebagai suatu rangkaian kerja/sekumpulan komponen yang terintegrasi dan komputerisasi"

--------------------------------------------------------------------------------------

Informasi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. Namun demikian istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Banyak orang meggunakan istilah "era informasi", "masyarakat informasi," dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata "informasi" sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya.

http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi
-------------------------------------------------------------------------------------
Secara sederhana INFORMASI dalam SIG bisa dikatakan "data, informasi, keterangan"

-------------------------------------------------------------------------------------
Geografi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Geografi adalah ilmu tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gê ("Bumi") dan graphein ("menulis", atau "menjelaskan").

Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subyek ini, yang terkenal adalah Geographia tulisan Klaudios Ptolemaios (abad kedua).

Geografi lebih dari sekedar kartografi, studi tentang peta. Geografi tidak hanya menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di tempat lainnya, kadang diartikan dengan "lokasi pada ruang." Geografi mempelajari hal ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.

http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi

- Geografis secara sederhana dalam SIG terkait informasi Lokasi, Koordinat, Area, Jarak.
-------------------------------------------------------------------------------------

Bahkan dalam Wikipedia definisi mengenai SIG telah dituliskan:

Sistem informasi geografis
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.

Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_geografis
-------------------------------------------------------------------------------------

SIG telah digunakan sejak komputer pertama diciptakan dan terus berkembang pesat hingga sekarang.

Aronoff (1989) menyatakan bahwa SIG adalah sekumpulan komponen yang dilakukan secara manual atau berbasis komputer yang merupakan prosedur-prosedur yang digunakan untuk keperluan penyimpanan dan manipulasi data bereferensi geografis.

Menurut Peter A. Burrough (1998), SIG adalah sekumpulan fungsi-fungsi terorganisasi yang menyediakan tenaga-tenaga prfesional yang berpengalaman untuk keperluan penyimpanan, perolehan, manipulasi dan penayangan hasil yang didasarkan atas data berbasis geografis.
-------------------------------------------------------------------------------------

SIG sangat menyenangkan untuk dipelajari...definisi SIG yang sederhana bisa kita jumpai juga di http://www.e-dukasi.net
-------------------------------------------------------------------------------------

Bacaan dan sumber informasi :

Aronoff, S.. 1989. Geographic Information Systems: A Management Perspective. Canadan, Ottawa : WDL Publication.
Borough, Peter, Rachael A McDonell. 1998. Principles of Geographic Information Systems. New York : Oxford University Press Inc.

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_geografis
http://www.e-dukasi.net/

-------------------------------------------------------------------------------------

Salam hangat,
Aji Putra perdana



GIS and Remote Sensing Freelance

Monday, September 22, 2008

Data, Atribut, Spasial, Citra, GIS

Assalamu'alaikum...

Selamat Malam teman2.Lama ku tak bercuap2 via blog,,,

Sehari-hari kini kubertemu dengan data atribut (dalam bentuk exel, baris dan kolom)..
ku bertemu dengan data spasial biasany saat sebelum jam 12 dan sesudah setengah 2siang, yang berupa data lapangan menggunakan GPS yang kudownload menggunakan software ArcGIS dibantu dengan DNRGarmin.
di kala-kala lain, ku juga bermain dengan data spasial, di saat dibutuhkan untuk pembuatan peta sebagai panduan bagi tim yang ke lapangan.
Kadang kurindukan, kala-kala berotak-atik penuh dengan sofware-software GIS dan Remote Sensing (software pengolahan citra digital, misal ENVI, ErMapper, bahkan dulu sangat hoby bergonta-ganti OS hanya demi bermain dengan SeaDAS untuk selesaikan skripsi).
Dulu kujuga sempat bermain dengan software ModisTool yang digunakan untuk pemotongan atau subset data MODIS dan georeferencing atau koreksi geometrik atau registrasi koordinat dari data MODIS. Kala itu data MODIS yang digunakan ialah bukan MODIS level 1, tetapi LST MODIS (Land Surface Temperature) dari MODIS. Data tersebut berformat HDF, sehingga dengan menggunakan HDF Explorer dapat dibaca informasinya, bahwa data tersebut setelah dipotong sesuai area kajian dan berkoordinat, perlu di-rescale nilai digitalnya, sehingga akan diperoleh suhu permukaan daratan dalam derajat kelvin kemudian bisa juga kita konversi ke celcius.
ModisTool yang kupergunakan di atas, berbeda dengan ModisTool tambahan yang dapat di-add di ENVI yang fungsinya bisa untuk koreksi bow-tie, dan ekstraksi suhu dari data MODIS level 1B.
Dulu,,,ku senang sekali mengkombinasikan software-software yang ada...dari SeaDAS, erMapper, ENVI, ArcView, ArcGIS...semua ku-trial and succes...tuk meraih sesuatu yang diinginkan dengan cara yang efektif dan efisien...hehe
Kujuga senang bermain dengan HEGTools yang bisa digunakan untuk meng-koordinatkan data MODIS dan mengconvertnya ke dalam format TIFF. format TIFF tersebut memudahkan untuk dibaca di software ILWIS 3.4. Meskipun selain HEGTools, ada software-software lain yang bisa digunakan untuk conversi data HDF MODIS ke dalam format yang bisa dibaca oleh ILWIS.
Kemarin-kemarin saat melihat software ArcGIS 9.3 yang bisa diinstal langsung di Windows Vista, tanpa melalui tahapan2.. :)
Tertegun sejenak, karna ada tools2 tambahan..salah satunya model builder yang muncul di permukaan..saat di-klik..wach,,,sama seperti model builder di arcview (khan sama2 esri)...
Saya yakin banyak sudah teman2 yang menggunakan ArcGIS, karna meskipun mahal..tetapi "mudah" didapat,,,sehingga membuat kita semakin mudah tuk dapat belajar dan belajar.,.
Kini kumasih dikit berkecimpung dengan GIS terutama di bidang Mapping nya--alias membuat peta2..
untuk Modelling...udah lama tidak bersentuhan (overlap alias tumpangtindih)...untuk Measurement...ya paling mengukur jarak dari mana mau kemana, atau berapa luas area tertentu,,M...satunya lagi apa ya??wach lupa juga nie,,,hehe
Hari ini,,,tadi seharin bermain dengan sebuah sofware Bussines Process Modelling...ternyata tidak jauh beda dengan Pemodelan di GIS,,,atau penyusunan ataupun perancangan basisdata dalam GIS,,,disitu dikupas begitu detailnya secara atributal..dimana ada Models ada object ada relationship ada informasi atribut atau metadata/metafile yang kesemuanya berada dalam DATABASE..bedanya dengan DATABASE di GIS ialah bahwa database pelatihan yang kuikuti tersebut tidak berbasis kebumian...
Yang membuatku tertarik juga,,bahwa dalam presentasinya..memberikan gambaran tentang cakupan GLOBAL, LEvel2 databasenya..Trainer menggunakan perumpamaan dengan peta-peta, dari peta skala BENUA, peta Negara, peta Region, Peta Kota...untuk yang paling detilnya,,,
kutuliskan ke dalam DATA, ATRIBUT, SPASIAL, CITRA, GIS...karna itulah yang kutemui saat-saat ini...
DATA yang berlembar-lembar hingga puluhan ribu bahkan mungkin lebih...yang berupa tabular jika digitalkan hingga nampak begitu ATRIBUTal..dan nampak susah jika ingin di-SPASIALkan secara individual...meskipun sudah menggunakan CITRA untuk dapat melihat individual bangunan, hanya bisa di-agregat ke dalam skala region terkecil di Indonesia yaitu level kelurahan..sehingga akan tersaji indah dengan memanfaatkn GIS software.

sekiranya,,begitulah pernak-pernik,,tulisan yang tak berarah tetapi mempunyai tujuan...

Wassalamu'alaikum..

Salam hangat,

Aji PP
-di benak saat ini ada berjuta data,atribut, spasial,citra,gis-

Thursday, August 7, 2008

GPS, Input GIS, Edit Tabular Data, Entri Data

Download data from GPS using ArcGIS with DNRGarmin...



Entri Data dengan Exel..


itulah yang kulakukan saat ini :)

Aji Cakep :)