Showing posts with label Bencana. Show all posts
Showing posts with label Bencana. Show all posts

Wednesday, December 22, 2010

(Potret) Merapi Pasca Erupsi - Bencana --> Wisata

Pasca Bencana Erupsi Merapi menjadi Wisata

Hasil jepretan pake lg gw300 diedat-edit dadi sakdadine...Kini yang lalu lalang di jakal (jalan kaliurang, jogja) bukan lagi mobil ambulance tapi bus pariwisata :)

Salam,

Aji PP

Sunday, December 12, 2010

(Peta) Pemanasan Global

(Peta) Pemanasan Global

Sembari menunggu para pencari geospatial open source, kembali berkunjung sejenak melihat image of d-day. Tampak ada gambar las vegas (cahaya) di tengah malam, akantetapi yang lebih menarik ialah untuk melihat Pemanasan Global yang disajikan dalam PETA.


Seperti postingan sebelumnya dalam:
Tampaknya NASA juga tertarik untuk mencoba memperbandingkan suhu bumi pada masa silam dengan akhir-akhir ini.

Global Warming Mapped
Color bar for Global Warming Mapped
acquired January 1, 2000 - December 31, 2009
Global Warming Mapped
Color bar for Global Warming Mapped
acquired January 1, 1970 - December 31, 1979

Peta di atas menunjukkan perubahan atau anomali suhu, gambar atas untuk tahun 2000-2009 dan bawah untuk tahun 1970-1979. Peta tidak menggambarkan suhu mutlak, akantetapi berapa banyak hangat atau dinginnya suatu daerah dibandingkan dengn norma untuk daerah yang sama pada 1951-1980. Masa itu dipilih terutama karena U.S. National Weather Servise menggunakan waktu tiga dekade untuk mendefinisikan "normal" atau suhu rata-rata. GISS melakukan usaha analisa suhu sekitar tahun 1980an, sehingga paling baru 30tahun adalah 1951-1980. Ini juga merupakan periode/masa ketika banyak orang dewasa saat ini tumbuh, sehingga merupakan acuan umum dimana banyak orang bisa mengingatnya.



Salam,

Aji PP

Wednesday, December 8, 2010

Perubahan Iklim, hanya anomali atau terjadi kah?

Perubahan Iklim, hanya anomali atau terjadi kah?

Hari ini fulan kembali mempertanyakan mengenai fenomena alam yang sekarang ini sedang dialami oleh IKLIM. Para ahli menyebutnya Perubahan Iklim atau Climate Change, ada pula yang mengatakan Pemanasan Global atau Global Warming.

Ada yang bilang dampaknya ialah adanya 'perubahan', misalnya kenaikan muka air laut.

Rasa penasarannya pun membawa dia ke dunia maya dan bertemu dengan Jason-1 dan Jason-2 di lokasinya http://sealevel.jpl.nasa.gov/. Berikut hasil pengukuran yang dilakukan oleh kedua Jason dari tanggal 28 November 2010 hingga 8 desember 2010 dan divisualisasi sebagai sea surface height anomaly. di bawah ini:

Sea Surface Height Anomaly: Jason-1 and Jason-2 Measurements from 28-Nov-2010 to 08-Dec-2010

Peta ini menunjukkan hampir real-time (Near Real Time) tinggi permukaan laut anomali (Sea Surfece Height Anomay - SSHA) pengukuran dari misi satelit altimeter Jason-1 danJason-2. Setiap peta dihasilkan dari 10-hari pengukuran SSHA. Pengukuran dari misi NRT SSHA pengukuran ini biasanya tersedia dalam waktu 5 sampai 7 jam waktu nyata (real time). Pengukuran ini dapat digunakan untuk aplikasi meteorologi (misalnya cuaca), operasi laut (penangkapan ikan yaitu, berperahu, operasi lepas pantai), dan aplikasi lain di mana pengetahuan tentang kondisi arus laut berkaitan dengannya.


tertarik melihat 'perubahan' yang berupa kenaikan muka air laut berdasarkan data satelit dan data lapangan, silahkan kunjungi: http://climate.nasa.gov/keyIndicators/index.cfm#SeaLevel

Selain dari kenaikan muka air laut, 'perubahan' penduduk juga memaksa bumi menjadi semakin panas dan memanas ketika lahan atau area terbuka hijau perlahan berkurang dan berkurang perlahan-lahan. Hal tersebut disebut-sebut sebagai efek dari urbanisasi yang terjadi di Kota-Kota Besar, salah satunya di Indonesia ialah JAKARTA.

Lihatlah potret Ibukota Indonesia tercinta yakni JAKARTA dalam pigura citra satelit penginderaan jauh (Landsat MSS, Landsat TM dan ASTER) berikut:

Warna biru-hijau merupakan area kekotaan (urban), sedangkan warna merah ialah vegetasi. Sebelah kiri Landsat MSS rekaman tahun 1976 dengan jumlah penduduk sekitar 6juta, di tengah tahun 1989 direkam oleh Landsat TM dengan penduduk yang menghuni Jakarta sekitar 9juta, dan di sebelah kanan ialah citra ASTER rekaman tahun 2004 dengan penduduk sekitar 13juta.


Salam 'perubahan',

Aji PP

Sunday, December 5, 2010

Hujan Terus Menerus di Jogja _ daily rainfall in Jogja

Hujan Terus Menerus di Jogja _ daily rainfall in Jogja

Fenomena hujan sehari-hari yang melanda Jogja bahkan Indonesia secara keseluruhan juga diamati oleh citra satelit TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) NASA.
The Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) is a joint mission between NASA and the Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) designed to monitor and study tropical rainfall.

Badai Atlantik 2010 dibandingkan dengan Badai Atlantik 2005 sebagai top story pada saat kunjungan hari ini (6 Desember 2010) seperti tampak pada Gambar 1 di bawah ini.

  TOP STORY TITLE
26 November 2010
Gambar 1. 2010 ATLANTIC HURRICANE SEASON COMPARED TO 2005


Kembali mencari bagaimana kondisi hujan di Jogja dari TRMM. Kemudian didapatlah http://trmm.gsfc.nasa.gov/affinity/download_kmz.html. Dimana kita dapat mendownload dan mengoverlaykannya dengan Google Earth untuk mendapatkan gambaran kondisi hujan pada area yang kita kehendaki.

berikut tampilan dari data TRMM untuk REALTIME 30 Day Average Rainfall and 30 Day Anomalous Rainfall untuk Yogyakarta dengan data kmz yang diunduh dari

http://trmm.gsfc.nasa.gov/trmm_rain/Events/30_day_average.kml dan

http://trmm.gsfc.nasa.gov/trmm_rain/Events 30_day_anomaly.kml dilanjut dengan membukanya di Google Earth (posisi online).


Gambar 2. Anomali Hujan 30 hari di Yogyakarta berdasarkan TRMM

Gambar 3. Rerata Hujan 30 hari di Yogyakarta berdasarkan TRMM

Hujan pun belum juga berhenti, saat bingung mau nulis apa lagi :p
Apabila saudara tertarik untuk melihat sendiri di layar monitor/laptop, silahkan unduh di http://trmm.gsfc.nasa.gov/affinity/download_kmz.html dan bukalah di Google Earth (posisi online).

Salam,
Aji PP

(Peta) Sungai-Sungai Utama berhulu di Merapi dan Fenomena Masa Kini

(Peta) Sungai-Sungai Utama berhulu di Merapi dan Fenomena Masa Kini

Memulai hari ini dengan menyapa indahnya mentari di dunia maya, selain telah tersadar dan beraktivitas di dunia nyata. Kembali lagi menyapa sungai-sungai yang berhulu di Merapi melalui PETA ala geospasial bnpb. Peta kali ini ialah Peta Aliran Sungai Utama di Wilayah Gunung Merapi, kurang lebih demikian judul di atas Peta (seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini). Aliran sungai (berwarna biru), jaringan jalan (berwarna merah), lalu bercak-bercak yang menjadi latarbelakangnya itu apa?, tanya fulan. Itu permukiman kang,,,lihatlah Kota Yogyakarta yang relatif padat hunian dibandingkan wilayah lainnya pada Peta.

Kemarin pada akhir bulan November tanggal 30, terpotretlah fenomena yang menjadi potret sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan telah menjadi perbincangan di dunia maya dan nyata (seperti status-status di fesbuk, twitter, maupun blog atau berita-berita elektronik hingga tayang ataupun cetak) yakni 'menatap banjir lahar', bahkan ada yang bilang 'wisata bencana (*fulan kurang setuju dengan yang satu ini)'. Terlebih apabila hujan mengguyur Yogyakarta, di saat itu warga di sekitar atau di bantaran Kali Code ataupun sungai-sungai lainnya sangatlah cemas. Namun di sisi lain, ada potret 'parkir dadakan banjir lahar', 'fotografer dadakan banjir lahar', 'wisata dadakan banjir lahar', dan lain sebagainya.

GAMBAR 1. "Mendadak berhenti, keluh para motor"
dipotret hanya pake hape lg gw300, maklum potograper dadakan (30/11/2010)


GAMBAR 2. " Dulu tak banyak orang menatapku, ujar si kali (sungai)"
dipotret hanya pake hape lg gw300, maklum potograper dadakan (30/11/2010)

Peta Sungai Utama di Wilayah G. Merapi
GAMBAR 3. "Peta Aliran Sungai Utama yang berhulu di Gunung Merapi"

Salam,
Aji PP

Thursday, December 2, 2010

(Peta) Bahaya Sekunder Merapi - Banjir Lahar Dingin

(Peta) Bahaya Sekunder Merapi - Banjir Lahar Dingin

Bahaya sekunder Merapi pasca erupsi ditambah intensitas hujan yang cukup tinggi baik di puncak Merapi maupun di wilayah Jogja sekitarnya pada umumnya telah melahirkan sebuah fenomena yakni banjir lahar dingin. Fenomena terkait banjir lahar dingin Merapi yang mengalir melalui sungai-sungai berhulu di Gunung Merapi menjadi sebuah keunikan, dimana pasir begitu melimpah ruah, banyak orang di kanan kiri sungai ataupun di pinggir jembatan pada sungai-sungai berhulu di Merapi seperti Kali Code menyempatkan matanya untuk melirik bahkan hingga mengajak anggota badannya untuk ikut serta berdiri di atas jembatan dan mengamati lahar dingin yang sedang mengalir. Akantetapi, resiko bahaya sekunder bencana Merapi yakni banjir lahar dingin mengancam warga yang tinggal tepat di kanan kiri sungai.

Katakan dengan Peta demikian ujar fulan, seketika itulah kembali telusur via jejaring dunia maya dan berkunjung ke geospasial bnpb untuk sekedar memantau adakah peta yang baru dilahirkan ?

Ya...ada peta-peta...(Kembali lagi) Bencana jadi/dalam Peta...

(1) peta daerah rawan bencana lahar gunung Merapi buatan geospasial bnpb dengan bersumber pada ESDM-BPPTK, (2) peta kawasan rawan bencana gunung Merapi hasil letusan 2010.

Peta Ancaman Banjir Lahar Dingin G. Merapi Tahun 2010

Peta Kawasan Rawan Bencana G. Merapi Tahun 2010, ESDM – BPPTK


Salam,

Aji PP


Bencana jadi/dalam Peta...

Bencana jadi/dalam Peta...

Postingan singkat sekedar perjalanan sesaat menatap betapa Bencana yang terjadi di Indonesia disajikan ke dalam Peta oleh lembaga yang berkaitan dengan Bencana di Indonesia.

Peta Kejadian Bencana Bulan Oktober 2010

Lagi dan lagi, googlemaps bermanfaat buktinya silahkan saksikan di dalam Pantauan Bencana ala BNPB dalam situsnya http://geospasial.bnpb.go.id/pantauan-bencana/


Salam,

Aji PP

Tuesday, November 30, 2010

Peta-peta Bencana dari BAKOSURTANAL

Ketika berbicara Peta-Peta bencana banyak lembaga terkait kebencanaan maupun geospasial mengeluarkan yang namanya peta bencana dan kawan-kawannya. Seperti postingan fulan sebelumnya:
http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/peta-bahaya-merapi-versi-2-dunia.html
http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/potret-merapi-dan-potret-krakatau.html
http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/potret-merapi-masih-awas-kini-potret.html
http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/memetakan-peta-peta-merapi-ala-3-dunia.html
http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/informasi-geospasial-untuk-bencana.html
http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/peta-peta-tematik-gunung-merapi.html

Kali ini ketika secara tidak sengaja membuka situs Badan Koordinasi dan Survey Pemetaan Nasional, melihat tulisan yang kelap-kelip (highlight) dan berjalan-jalan. Langsunglah menuju ke tkp...Peta-peta Bencana dari BAKOSURTANAL
Berikut dicuplik dari situsnya BAKOSURTANAL dalam tab Layanan Publik - Indeks Bencana:

Gunung Bromo

Aktivitas Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, mengalami peningkatan, dari Siaga menjadi Awas, pada Selasa (23/11/2010) sore.

Peta Status Gunung Api Indonesia

Gunung Merapi

Sejak 26 Oktober 2010 sekitar pukul 17.00 WIB aktivitas Gunung Merapi yang terletak di antara Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta mengeluarkan letusan dan awan panas, tidak kurang dari 150 orang tewas akibat letusan ini.

Banjir Wasior

Banjir bandang melanda Kota Wasior Papua Barat pada tanggal 4 Oktober 2010. Ratusan orang meninggal dan puluhan dinyatakan hilang.

Gunung Sinabung

Sejak 29 Agustus 2010 pukul 00.10 WIB aktivitas Gunung Sinabung yang terletak di Kab. Karo, Prov. Sumut menjadi "AWAS", dan mengubah tipenya dari tipe B menjadi tipe A.

Gempa Morowali

Gempabumi terjadi pada tanggal 18 Oktober 2009 pukul 15:23:29 WIB dengan kekuatan 5,8 SR. Koordinat episentrum 3.52 LS - 123.27 BT, 89 km TimurLaut KENDARI-SULTENGGARA


Gempa Ujung Kulon

Gempa Bumi terjadi pada tanggal 16 Oktober 2009 pada pukul 16:52:50 dengan kekuatan 6,4 SR. Koordinat episentrum 6.79 LS - 105.11 BT, 42 km Barat Laut Ujung Kulon, Jawa Barat.


Gempa Sumatera

Quick Mapping Tim Geospasial Tanggap Darurat BAKOSURTANAL


Banjir Mandailing Natal

Dari hasil pemetaan daerah rawan banjir oleh BAKOSURTANAL tahun 2006, daerah yang terlanda banjir bandang di Mandailing Natal Sumatra Utara ini memang termasuk kategori rawan tinggi


Gempa Selatan Jawa

Pada tanggal 2 September 2009, gempa bumi cukup kuat terjadi di bagian selatan Jawa Barat. Data gempa yang dirilis oleh USGS tanggal 3 September 2009 menujukkan kekuatan gempa mencapai 7,4 Skala Richter (SR), berpusat di 7,837 o S dan 107.263 o E, pada kedalaman 62,8 Km (39 miles), pada pukul 13:55:02 WIB atau 07:55:02 UTC.

sumber : http://www.bakosurtanal.go.id/bakosurtanal/indeks-bencana/


Salam,

Aji PP

Thursday, November 25, 2010

(Peta) Bahaya Merapi versi 2 Dunia

(Peta) Bahaya Merapi versi 2 Dunia

Kembali lagi bersama pantauan Merapi ala kadarnya, menatap indahnya dunia maya tentu sangatlah menyenangkan apabila berkunjung ke beberapa situs ataupun blog lainnya. Membaca text berjalan di salah satu stasiun TV swasta yang menuliskan bahwa "BNPB (mengatakan) : tanggap darurat Merapi hingga tanggal 9 Desember 2010". Hal ini membuat rasa penasaran kembali muncul untuk melihat bagaimana update (peta) dari 3 dunia. Sangatlah disayangkan geospasial BNPB tidak bisa diakses pagi ini (26 11 2010 pukul 09.00 WIB) yang dimungkinkan karena overload (too many peoples in the geospatial world access this site) - muncul tulisan Fatal error: Out of memory ......

Walhasil, pagi ini hanya bisa menatap (Peta) Bahaya Merapi versi 2 Dunia yakni Peta Partisipatif Forum PRB dan Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) .

Mari mulai dengan Peta Partisipasi, di dalam peta berbasis web dengan background data dari googlemaps tampaklah dua tab tambahan yakni Data dan Legenda. Jika kita melakukan klik pada Legenda maka akan muncul informasi keterangan mengenai layer-layer atau gambar yang tersaji pada peta ini. Jika kita meng-klik pada Data, maka akan muncul dua opsi tab yakni data posko dan data layer. Lanjutkan dengan memilih pada data layer, maka akan tampillah di situ POSKO dengan Damage Loss Assessment (menjawab pertanyaan postingan sebelumnya http://ajiputrap.blogspot.com/2010/11/akhirnya-datang-juga-peta-kerusakan.html) , ada pula Lapis data dasar dan Lapis data tematik (bukan lapis legit loch :)...).

Di dalam POSKO - Damage Loss Assessment, terdapat opsi layer :

Lapis data dasar terdiri dari :
  • Sungai Utama
  • Gunung
  • Desa Masuk Radius Ancaman per 19/11
Lapis data tematik terdiri dari beberapa layer-layer berikut:
  • Demografi
  • KRB Merapi Pre Erupsi 2010 (sumber:BPPTK)
  • Ancaman Banjir Lahar Dingin (sumber:PU)
  • Lokasi Sabo Cek Dam (sumber:PU)
  • Ancaman Tanah Longsor (sumber:Dir. Geologi)

Gambar PrinctScreen website Peta Partisipatif PRB

Kurang lebih itulah gambaran update (Peta) Bahaya Merapi versi partisipasi. Lalu bagaimana dengan versi blogspot ala cybergisforum ? Ternyata di dalam postingannya KLMB Fakultas Geografi UGM mengeluarkan (Peta) Bahaya Merapi (Hipotetik). Apa itu Hipotetik ??? Tidak ada penjelasan di dalam postingannya mengenai apa yang mendasari pembuatan peta tersebut dan apa itu Hipotetik?.

Fulan berkata : 'maksudnya itu baru Peta Hipotetik, sehingga masih perlu dilakukan kajian mendalam untuk mengukur atau mengetahui potensi bahaya yang mungkin terjadi. kalau tidak salah. Btw busway anyway, daripada salah saya searchingkan di internet dan berikutlah penjelasan apa itu Hipotetik. Hipotetik itu termasuk salah satu dari Silogisme. Silogisme merupakan suatu penalaran yang formal. Secara singkat silogisme dapat dituliskan

JikaA=B dan B=C maka A=C

Silogisme terdiri dari ; Silogisme Katagorik, Silogisme Hipotetik dan Silogisme Disyungtif.

Silogisme Hipotetik

Silogisme Hipotetik adalah argumen yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik.

Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotetik:

1. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian antecedent, seperti:

Jika hujan, saya naik becak.

Sekarang hujan.

Jadi saya naik becak.

2. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagiar konsekuennya, seperti:

Bila hujan, bumi akan basah.

Sekarang bumi telah basah.

Jadi hujan telah turun.

3. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari antecedent, seperti:

Jika politik pemerintah dilaksanakan dengan paksa, maka

kegelisahan akan timbul.

Politik pemerintahan tidak dilaksanakan dengan paksa,

Jadi kegelisahan tidak akan timbul.

4. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari bagian konsekuennya, seperti:

Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah Pihak penguasa tidak gelisah.

Jadi mahasiswa tidak turun ke jalanan.

Hukum-hukum Silogisme Hipotetik

Mengambil konklusi dari silogisme hipotetik jauh lebih mudah dibanding dengan silogisme kategorik. Tetapi yang penting di sini dalah menentukan ‘kebenaran konklusinya bila premis-premisnya merupakan pernyataan yang benar.

Bila antecedent kita lambangkan dengan A dan konsekuen .engan B, jadwal hukum silogisme hipotetik adalah:

1) Bila A terlaksana maka B juga terlaksana.

2) Bila A tidak terlaksana maka B tidak terlaksana. (tidak sah = salah)

3) Bila B terlaksana, maka A terlaksana. (tidak sah = salah)

4) Bila B tidak terlaksana maka A tidak terlaksana.

Kebenaran hukum di atas menjadi jelas dengan penyelidikan

berikut:

Bila terjadi peperangan harga bahan makanan membubung tinggi

Nah, peperangan terjadi.

Jadi harga bahan makanan membubung tinggi.( benar = terlaksana)

Benar karena mempunyai hubungan yang diakui kebenarannya

Bila terjadi peperangan harga bahan makanan membubung tinggi

Nah, peperangan terjadi.

Jadi harga bahan makanan tidak membubung tinggi (tidak sah = salah)

Tidak sah karena kenaikan harga bahan makanan bisa disebabkan oleh sebab atau faktor lain.


Berikut tertulis di dalam blognya mengenai bahaya Merapi (hipotetik) :

Semoga bermanfaat. (sumber : pubdok/CGF)

Demikian pantauan iseng hari ini, tulisan di atas sebagian besar merupakan cuplikan alias tampil ulang dari berbagai sumber yang telah disebutkan ditambah sedikit sekali ulasan.

Salam,
app (aji pantau peta)

*Maaf tulisan kali ini tidak memuat unsur yang menarik dibaca terkait pembelajaran geospasial, kebencanaan, dan lain sebagainya (*cuman mantau peta-peta gaweane para pemeta) tidak ada maksud dan tujuan apapun, namun yang pasti tulisan kali ini ialah suatu upaya untuk membangkitkan gairah si penulis sendiri untuk bisa menulis ilmiah nantinya. Sekedar iseng semata setelah melihat kejadian nyata...upss :). piss..piss...

Terimakasih atas kesediaanya membaca...
Bagi para blog walker, follower, reader, etc...mari berjalan-jalan bersama-sama...for better Indonesia... MERDEKA !!!


Salam,
^app^

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

“Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing"
http://ajiputrap.blogspot.com/
http://geospatialvision.blogspot.com/
http://bumiwisata.blogspot.com/
http://gisresetutor.blogspot.com/
diganti dengan http://geospatialinfo.blogspot.com/
http://ajiputrap.wordpress.com/

Wednesday, November 24, 2010

(Potret) Merapi dan (Potret) Krakatau

Eruption at Mount Merapi, Indonesia

Posted November 17, 2010
Eruption at Mount Merapi, Indonesia
download large image (2 MB, JPEG) acquired November 15, 2010
download GeoTIFF file (52 MB, TIFF) acquired November 15, 2010
download Google Earth file (KML)

Dapat dilihat pada Gambar erupsi Gunung Merapi di atas adanya beberapa obyek yang cukup jelas ditunjukkan dengan text dan garis penunjuknya. Di bagian atas ditunjukkan lokasi Gunungapi Merapi dan adanya awan yang menutupi Gunungapi Merapi abu vulkanik yang mengarah ke barat. Ditunjukkan pula dua sungai yang berhulu di Gunungapi Merapi yakni Sungai/Kali Gendol dan Sungai/Kali Woro dimana terlihat sungai yang tidak berair lagi atau kering dan tertutup pasir. Tampak adanya sebuah pola garis cacing atau ular berkelok-kelok mengumpul yakni lapangan golf dan tepat di atasnya ialah area yang terkena dampak erupsi Gunungapi Merapi. Vegetasi-vegetasi rusak akibat terkena awan panas serta ditunjukkan pula aliran piroklastik / deposit lahar dingin Gunungapi Merapi.

Dalam situsnya yang memuat Gambar Gunungapi Merapi tersebut di atas sebagai image of d-day untuk tanggal 17 November 2010 (dimana gambar citra satelit adalah citra ASTER yang dibawa satelit Terra milik NASA), NASA menjelaskan bahwa:

Bahaya utama selama letusan yang terjadi di Gunungapi Merapi yaitu aliran piroklastik. Longsoran gas vulkanik panas,abu, dan batuan ini turun dengan cepat dan keras, kadang-kadang pada kecepatan lebih dari 150 kilometer (90 mil) per jam. Aliran piroklastik ini biasanya disalurkan mengikuti kondisi medannya, namun arus besar dan keras menyebabkan dapat menyebar pada area/wilayah yang luas.

Gambar satelit dengan komposit warna semua dari instrumen ASTER pada satelit Terra NASA menunjukkan bukti aliran yang besar di sepanjang Sungai Gendol selatan Gunung Merapi. Deposito vulkanik berwarna abu-abu cerah (baik dari aliran piroklastik atau lahar) mengisi aliran sungai Gendol. Hanya utara Merapi Golf Course (obyek warna merahcerah) adalah daerah yang lebih luas di mana aliran piroklastik tersebar di seluruh lanskap, menyebabkan kehancuran hampir total. Dalam hal ini daerah abu-abu gelap, sebagian besar pohon rusak dan tanah dilapisi dengan abu dan batu. Deposito arus sebagian besar dikelilingi oleh vegetasi sehat, berwarna merah cerah. Abu berwarna abu-abu cerah meluas ke arah barat gunungapi Merapi, mengikuti arah angin yang bergerak. Dekat pusat abu, hujan abu yang tebal telah dilapisi ladang dan hutan, mewarnai mereka dari merah kusam menjadi abu-abu.

References

  1. Digital Globe. (2010, November). Mount Merapi, Indonesia. Accessed November 15, 2010.
  2. USGS. (n.d.) Pyroclastic Flows and Pyroclastic Surges. Accessed November 15, 2010.

Source : http://earthobservatory.nasa.gov/IOTD/view.php?id=46975


---- Selain Gunungapi Merapi, NASA juga memantau dan menjadikan Gunung Krakatau, Indonesia sebagai image of d-day mereka---

Krakatau, Indonesia

Posted November 23, 2010 Krakatau, Indonesia
download large image (952 KB, JPEG) acquired November 17, 2010
download Google Earth file (KML) acquired November 17, 2010

source and detail info from NASA : http://earthobservatory.nasa.gov/IOTD/view.php?id=47143

++ Informasi kondisi Gunung Krakatau dari Badan Geologi berdasarkan Perkembangan Kegiatan G. Krakatau hingga tanggal 16 Desember 2007 pukul 06.00 WIB diperoleh kesimpulan bahwa :

Berdasarkan data visual dan kegempaan, maka status G. Krakatau masih dalam status SIAGA (Level III) sejak 26 Oktober 2007 pkl. 16.00 WIB.

------------------------------------------------------------------------------------------------

Demikian pantauan di dunia maya menatap kondisi Gunung di Indonesia. Semoga semua pergolakan akan segera reda dan tidak akan menjadi project semata.

Lokasi Merapi (A), Krakatau (B) dan Bromo (C) pada googlemaps :


View Larger Map

Demikian pantauan iseng hari ini, tulisan di atas sebagian besar merupakan cuplikan alias tampil ulang dari berbagai sumber yang telah disebutkan ditambah sedikit sekali ulasan.

Salam,
app (aji pantau peta)

*Maaf tulisan kali ini tidak memuat unsur yang menarik dibaca terkait pembelajaran geospasial, kebencanaan, dan lain sebagainya (*cuman mantau peta-peta gaweane para pemeta) tidak ada maksud dan tujuan apapun, namun yang pasti tulisan kali ini ialah suatu upaya untuk membangkitkan gairah si penulis sendiri untuk bisa menulis ilmiah nantinya. Sekedar iseng semata setelah melihat kejadian nyata...upss :). piss..piss...

Terimakasih atas kesediaanya membaca...
Bagi para blog walker, follower, reader, etc...mari berjalan-jalan bersama-sama...for better Indonesia... MERDEKA !!!


Salam,
^app^

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

“Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing"
http://ajiputrap.blogspot.com/
http://geospatialvision.blogspot.com/
http://bumiwisata.blogspot.com/
http://gisresetutor.blogspot.com/
diganti dengan http://geospatialinfo.blogspot.com/
http://ajiputrap.wordpress.com/